Pengontrolan Suhu Dan Kelembaban Museum Dengan Building Monitoring System

Museum menyimpan berbagai spesimen penting seperti artefak dan koleksi karya seni sehingga memerlukan perhatian ekstra terhadap spesimen-spesimen tersebut disertai dengan perawatan tingkat lanjut. Dalam pelestarian benda-benda bersejarah, mempertahankan kondisi udara dalam keadaan stabil sangat diperlukan untuk pemeliharaan yang tepat.

Suhu dan kelembaban relatif (RH) biasanya harus disesuaikan dan dikontrol setiap hari. Kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan dapat membahayakan artefak sehingga bisa menimbulkan kerusakan. Data Logger HOBO yang terhubung dengan Building Monitoring System dapat membantu pengelola museum dalam mempertahankan keadaan lingkungan dalam museum sesuai dengan benda-benda didalamnya dan membantu dalam menyeimbangkan pelestarian benda-benda di dalam museum dengan kenyamanan para pengunjung.

Carnegie Museum of Natural History (CMNH) di Pittsburgh yang menyimpan 22 juta spesimen dan artefak dari berbagai disiplin sejarah seperti antropologi, paleontologi, botani, ornitologi, mamalia dan geologi. Potongan-potongan di dalam museum terdapat foto-foto, spesimen taxidermy, dan barang-barang dari perunggu dan kayu. Selain itu, museum CMNH ini memiliki kerangka fosil yang hampir lengkap dari dinosaurus pemakan tumbuhan besar yang digunakan oleh ahli paleontologi untuk mengidentifikasi fosil dari jenis lain.
Benda-benda bersejarah ini harus dipelihara dalam kondisi lingkungan yang stabil untuk mencegah kerusakan mereka. Untuk memverifikasi kondisi lingkungan seperti itu, CMNH mengundang spesialis lingkungan interior untuk melakukan survei lingkungan dalam ruangan. Karena kerumitan bangunan museum, spesialis tersebut menyarankan untuk menggunakan HOBO nirkabel seri ZW Onset dan Building Monitoring System untuk pengumpulan data suhu dan kelembaban relatif di seluruh area dalam ruangan seluas 420.000 kaki persegi yang tersebar di tiga gedung.

Tantangan
Sangat sulit untuk memantau dan mempertahankan suhu serta kelembaban secara stabil di gedung sebesar CMNH ini karena gedung ini terdiri dari tiga gedung yang terpisah. Selain itu, sistem HVAC di seluruh gedung CMNH sendiri terdiri dari berberapa merek dan model yang berbeda dengan waktu pemasangan yang berbeda-beda pula.
Terlebih, bangunan museum utama yang dibangun pada tahun 1907 tidak memiliki penghalang uap dan insulasi serta kontruksi bangunan sendiri yang terdiri dari batu, baja dan beton yang ditetapkan sebagai bagian bersejarah pula membuat instalasi semakin terbatas. Selain itu, museum ini memiliki atap kaca yang menambah kesulitan dalam pengendalian suhu dan kelembaban. Museum harus mempertahankan standard kelembaban relatif sebesar 40% hingga 50% di semua area penyimpanan, persiapan dan pameran.

Solusi
Untuk mengatasi tantangan ini, spesialis menggunakan 50 node data logger nirkabel HOBO ZW dengan sensor suhu dan kelembaban relatif yang terintegrasi dalam Building Monitoring System. Data Logger HOBO dipilih karena memiliki kemampuan monitoring real-time, ukuran yang kecil, terdapat fitur notifikasi cepat, dan tersedia onboard buffer memory yang memastikan tidak adanya data yang hilang selama proses pemantauan. Data logger dapat memantau keseluruhan kompleks gedung CMNH dari ruang bawah tanah hingga loteng. Data logger diletakkan di dinding dan atas lemari. Untuk pemasangan di dinding, spesialis menggunakan perekat strip 3M serta satu node ditempatkan di luar museum untuk menganalisa perbandingan suhu udara di luar ruang dan kadar air yang dapat memengaruhi lingkungan di dalam museum.

Hasil
Dengan melakukan pemasangan pemantauan lingkungan melalui Building Monitoring System, karyawan CMNH saat ini dapat langsung mengindetifikasi, mendiagnosis, dan menyelesaikan permasalahan dari peralatan HVAC. Hanya dalam berberapa bulan, data logger tersebut telah membantu berbagai tugas pendeteksian dan memantau sistem HVAC yang rusak. Sebelum memasang data logger, para pengelola museum harus menghabiskan waktu 3 minggu untuk memeriksa setiap kondisi lingkungan dengan hygrothermometer mereka sendiri dan membuat laporannya. Namun, dengan bantuan Data Logger HOBO, pengelola museum dapat mudah memantau sekaligus mengumpulkan data pemantauan dari berbagai penjuru museum ke dalam satu aplikasi grafik. Konsevator museum juga dapat mengekspor data dari data logger ke dalam buku kerjanya dalam bentuk Excel yang digunakan untuk membuat laporan ke manajer dan pemberi pinjaman koleksi.




Produk Terkait dengan artikel Pengontrolan Suhu Dan Kelembaban Museum Dengan Building Monitoring System

Telaire 7001 CO2 Sensor - TEL-7001
Telaire 7001 CO2 Sensor - TEL-7001
Thermocouple Data Logger - HOBO - UX100-014M Type J, K, T, E, R, S, B, N
Thermocouple Data Logger - HOBO - UX100-014M Type J, K, T, E, R, S, B, N
Temperature Data Logger - HOBO - UX100-001
Temperature Data Logger - HOBO - UX100-001
Temp/RH 2.5% Data Logger - HOBO - UX100-011
Temp/RH 2.5% Data Logger - HOBO - UX100-011