Alat Pengukur Curah Hujan Otomatis Dan Akurat

Hujan adalah sebuah peristiwa turunnya butir-butir air yang berat dari awan yang diakibatkan oleh adanya proses kondensasi uap air di atmosfir. Butir-butir air tersebut sebelumnya adalah uap air dan menjadi hujan karena pendinginan udara dan bertambahnya uap air di udara. Hujan dipengaruhi oleh besarnya awan akibat pengumpulan uap air (mendung), tekanan udara, suhu, angin dan kelembaban. Jika suhu di atmosfir terlalu dingin, maka uap air yang jatuh karena berat tidak akan menjadi butiran hujan tetapi menjadi butiran salju.

Hujan mempunyai tingkat kederasan yang terjadi pada kurun waktu tertentu dengan satuan mm/jam. Tingkat tersebut disebut dengan curah hujan. Jika hujan turun secara deras dan dalam waktu berkepanjangan (terus-menerus), maka bisa dikatakan bahwa curah hujan tersebut tergolong tinggi. Jika hujan turun hanya sekedar gerimis dalam waktu sebentar atau jarang, maka curah hujan tersebut tergolong rendah. Meskipun curah hujan berubah-ubah setiap harinya akibat perubahan iklim yang sedang terjadi saat ini. Curah hujan yang tinggi bisa dikatakan baik untuk kehidupan jika terjadi setelah musim kemarau atau panas yang berkepanjangan, namun apabila terjadi secara terus-menerus maka dapat menimbulkan dampak yang merugikan seperti banjir. Begitu pula jika tingkat curah hujan rendah, maka dapat menimbulkan bencana kekeringan.

Curah hujan dapat diukur dengan alat pengukur curah hujan. Alat pengukur curah hujan memiliki dua jenis, yaitu alat pengukur curah hujan sederhana dan alat pengukur curah hujan digital. Alat pengukur curah hujan sederhana dapat berupa wadah pengukur yang diletakkan di tempat luas saat hujan. Wadah pengukur akan terisi air hujan dan akan diketahui curah hujannya dalam waktu 1 jam dengan satuan milimeter. Keunggulan dari alat pengukur curah hujan sederhana adalah tidak membutuhkan banyak alat dan dapat melihat langsung hasil pengukurannya. Kelemahan dari alat pengukur curah hujan sederhana adalah jumlah curah hujan tidaklah pasti serta tidak dapat mengamati perubahan curah hujan secara langsung sehingga alat pengukur curah hujan sederhana hanya dapat melihat hasil akhirnya. Selain itu, alat pengukur curah hujan membutuhkan tempat yang luas dan data yang didapat harus ditulis ulang ke dalam buku. Tentu ini merepotkan jika data ingin dikumpulkan ke dalam bentuk digital.

Sedangkan alat pengukur curah hujan digital adalah alat pengukur curah hujan yang menggunakan teknologi digital untuk pengukuran. Alat pengukur curah hujan digital bekerja secara otomatis dengan jangka waktu yang dapat diatur dan data yang telah didapat dari pengukuran dapat dilihat secara langsung melalui display serta diambil melalui perangkat eksternal seperti USB dan Bluetooth. Keunggulan dari alat pengukur curah hujan digital adalah sistem pengukurannya yang otomatis, praktis dan dapat memantau perubahan curah hujan melalui aplikasi atau display di alat. selain itu, alat pengukur curah hujan digital tidak perlu melakukan instalasi yang sulit, karena di alat tersebut sudah bisa langsung digunakan. Alat pengukur curah hujan digital sering disebut dengan Rainfall.

Salah satu alat pengukur curah hujan digital adalah Rain Gauge (Metric) Data Logger - HOBO - RG3-M. Rain Gauge RG3-M adalah salah satu alat pengukur curah hujan digital bertenaga baterai yang dapat mengukur dan mencatat data pengukuran curah hujan secara detail dan cepat.




Produk Terkait dengan artikel Alat Pengukur Curah Hujan Otomatis Dan Akurat

Davis® 0.01
Davis® 0.01" Rain Gauge Smart Sensor - S-RGC-M002
Davis® 0.2 mm Rain Gauge Smart Sensor Sensor - S-RGF-M002
Davis® 0.2 mm Rain Gauge Smart Sensor Sensor - S-RGF-M002
0.2 mm Rainfall (2m cable) Smart Sensor - S-RGB-M002
0.2 mm Rainfall (2m cable) Smart Sensor - S-RGB-M002
0.01
0.01" Rain Gauge (2m cable) Smart Sensor - S-RGA-M002